fbpx
Skip links

Perkembangan Pendidikan Dan Menteri Pendidikan

Transformasi pendidikan nampaknya terjadi secara bertahap dalam kurun beberapa waktu terakhir. Namun hal ini membuat banyak perubahan yang terjadi dalam tubuh instansi tertentu. Termasuk kemendikbud (kementerian pendidikan, dan kebudayaan), tahukah kalian bahwa nama ini sebelumnya memiliki nama Kemendiknas?

Pergantian ini terjadi beberapa tahun yang lalu (sekitar tahun 2008) karena memiliki banyak pertimbangan. Perubahan nama dari Kemendiknas ke Kemendikbud nampaknya memberikan dampak yang sangat baik.

Sebab nama Kemendiknas merupakan singkatan dari Kementrian Pendidikan Nasional. Sehingga memberikan kesan bahwa pendidikan dan kebudayaan merupakan dua hal yang bisa dipisahkan. Padahal kedua item itu sangat berhubungan dan akan lebih baik jika jadi satu dalam sebuah instansi seperti sekarang.

Pendidikan merupakan hal yang cukup penting dalam pertumbuhan generasi sebuah bangsa. Pertumbuhan tersebut mencakup banyak hal. Tidak hanya mengenai intelektualitas sebuah ilmu, melainkan hal-hal lain yang jauh lebih luhur, seperti kebudayaan, budi pekerti dan lain-lain.

Tujuannya, agar siswa bisa memahami jati diri bangsanya sendiri tanpa beban. Mereka bisa belajar dan bermain jika kebudayaan dan pendidikan jati satu. Mereka juga bisa belajar mengenai kebudayaan sekaligus sekolah untuk mempelajari ilmu lain seperti pada umumnya.

Di masa lalu Kemendiknas hanya mengurusi pendidikan generasi muda. Mereka mengelola pendidikan, mengatur kurikulum namun belum bisa leluasa dalam mengelola kebudayaan agar bisa berjalan beriringan dengan pendidikan.

Wajar jika banyak generasi muda tidak begitu paham mengenai kebudayaan mereka sendiri. Sebab upaya untuk menyatukan pendidikan dan kebudayaan di masa lalu masih belum muncul. Banyak pula yang berpendapat, karena kebudayaan merupakan sebuah hal yang sakral, maka untuk mempelajarinya perlu waktu khusus dan syarat-syarat tertentu.

Hal ini membuat kebudayaan menjadi sesuatu yang nampak menyeramkan untuk dipelajari. Padahal sebenarnya generasi muda perlu mempelajari kebudayaan mereka sendiri. Kebudayaan merupakan sebuah identitas dan busana bangsa, akan sangat ironis jika generasi mudanya tidak paham akan budaya mereka sendiri.

Keputusan pemerintah untuk merubah nama Kemendiknas ke Kemendikbud merupakan sebuah langkah yang tepat. Sehingga sekarang para generasi muda bisa belajar lebih leluasa mengenai kebudayaan di bangku sekolah.

Tentunya hal ini akan berkolaborasi dengan beberapa mata pelajaran tertentu, sehingga menghasilkan kombinasi yang sangat cemerlang. Sambil menyelam, minum air peribahasa ini nampaknya sangat cocok dengan kondisi Kemendiknas yang diubah namanya menjadi Kemendikbud.

Transformasi pendidikan memang sedang berjalan perlahan. Namun pada akhirnya hal ini bisa membawa perubahan yang lebih baik. Demi wajah Indonesia yang jauh lebih maju di masa yang akan datang. Sebab masa depan sebuah bangsa, berada di tangan para pemuda bangsa. Itulah sebabnya mereka perlu mengetahui kebudayaan bangsa sebagai identitas nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tags: Transformasi Pendidikan, kemendikbud, kemendiknas, pendidikan, kebudayaan, generasi muda, penerus bangsa.

Leave a comment

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman web Anda.
Open chat
Explore
Drag