Pendahuluan
waktunya persensi digital bersinar mengambil alih persensi manual yang ribet . Mau sampai kapan kita dilanda dengan masalah keribetan. Ayo sekarang bukalah padangan anda tentang teknologi dan pergi meniggalkan sistem kuno, berikan padangan kepada generasi muda tentang teknologi digital wujudkan sekolah masa depan dengan naungan ilmu pengetahuan dan kreativitas.
Menggunakan persensi manual apa yang akan dihadapi?
Mungkin persensi manual memang masih bisa digunakan. Tetapi seiring berjalanya waktu dan juga perkembangan zaman sedikit demi sedikit persesi manual akan tergeser. Hal itu karena :
- Ribet dan memakan waktu.
jika sekolah itu ada banyak siswa pasti akan dimulai keterlambatan waktu antrian yang panjang dan merepotkan. - Mudah dimanipulasi.
pasti ada siswa yang kemungkinan akan “titip absen’’dan guru tidak bisa sepenuhnya memantau siswa tersebut. Maka dari itu guru akan kesulitan memastikan data itu benar-benar valid. - Resiko kerusakan arsip.
dengan persensi manual ada beberapa resiko yang tidak dingginkan yaitu robek,banyak coretan dan mungkin saja bisa terjadi hilang karena guru mendadak lupa atau sebaliknya para siswa yang tak acuh persensi kertas tersebut. - Kurang modern dan ketinggalan zaman.
persensi manual kurang menarik perhatian karena siswa itu mungkin sejak kecil sudah pernah melihat kertas maka ketertarikaan akan hal ini bisa menjadi siswa kurang disiplin. Beda dengan persensi digital yang mengurangi beban guru dan membuat siswa terlatih disiplin mandiri. - Tidak ramah lingkungan.
persensi manual membutuhkan media kertas. Bayangkan jika kertas itu dikumpulkan dalam beberapa bulan hingga bertahun-tahun ada berapa banyak kertas yang menumpuk sedangkan kertas itu membutuhkan sarana pohon untuk menjadikanya, dan perlu berapa banyak pohon yang ditebang.
Kesimpulan
persensi digital lebih efisien sedangkan persensi digital masih banyak ditemukanya kekurangaan yang tidak diinginkan. Menggunakan persensi digital sama saja kita ikut serta dalam melestarikan alam. Wujudkan sekolah masa depan dengan persensi digital.
