fbpx
Skip links
5 Strategi Menyusun Biaya Pendidikan untuk Anak!

5 Strategi Menyusun Biaya Pendidikan untuk Anak!

pendidikan merupakan kebutuhan setiap orang, khususnya bagi anak-anak sebagai penerus bangsa. Oleh karena itu, orang tua memerlukan strategi khusus menyusun biaya pendidikan di era pendidikan 4.0, mengingat pendidikan di negara kita kian hari kian mahal. Berikut kami bagikan tips mudah mempersiapkan dana pendidikan untuk anda!

Diskusikan dengan Pasangan

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mendiskusikan dengan pasangan terkait pendidikan anak. Dengan adanya keterbukaan diantara ke dua belah pihak, maka akan memudahkan dalam mengatur keuangan untuk pendidikan.

Misalnya saja, anda dan pasangan membuat pilihan ingin menyekolahkan anak mulai umur tertentu, lalu di sekolah negeri atau swasta, selain itu pendidikannya secara formal saja atau tambahan pendidikan non formal. Dengan begitu, anda bersama pasangan akan lebih bijaksana lagi dalam menyiapkan keuangan khusus pendidikan.

Melakukan Riset Biaya Pendidikan

Sebagai orang tua anda dan pasangan harus memperkirakan besaran biaya dari awal sampai jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Perencanaan ini bisa dibuat untuk jangka waktu 5 sampai 10 tahun mendatang. Jangan  mempersiapkan kebutuhan dana pendidikan secara dadakan untuk menghindari terhambatnya pendidikan anak karena masalah finansial.

Anda bersama pasangan juga perlu membandingkan tingkat kenaikan biaya pendidikan dari tahun ke tahun. Perlu diketahui bahwa pendidikan di Indonesia kenaikannya mencapai 10-20% per tahunnya. Untuk itu diperlukan persiapan untuk mengantisipasi adanya penyesuaian kenaikan biaya sekolah.

Dengan melakukan riset biaya untuk pendidikan, orangtua akan lebih mudah mendapatkan gambaran awal mengenai besaran biaya ke depan dan mulai merencanakan menabung atau memilih investasi tertentu.

Memilih Instrumen Investasi yang Tepat

Langkah selanjutnya adalah memilih instrumen investasi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anda. Investasi sendiri terbagi menjadi tiga yaitu investasi jangka pendek, menengah dan panjang. Untuk kebutuhan dana pendidikan sebaiknya gunakan investasi menengah antara 1-5 tahun atau jangka panjang yaitu di atas 5 tahun.

Untuk jenis investasi yang dipilih, anda bisa mendiskusikannya dengan pasangan karena hal ini berkaitan dengan ketersediaan dana. Anda bisa menggunakan tabungan konvensional, tabungan pendidikan anak, asuransi pendidikan, reksadana, deposito, emas dan masih banyak lagi.

Menyiapkan Dana Darurat

Siapkan dana darurat. Meskipun anda sudah memiliki investasi tersendiri untuk pendidikan, menyiapkan dana darurat sangatlah penting. Hal ini berguna untuk antisipasi bila terjadi hal – hal yang tidak diinginkan dan membutuhkan biaya besar, harapannya tentu tidak perlu mengganggu dana pendidikan yang sudah disiapkan jauh – jauh hari.

Evaluasi Keuangan

Langkah terakhir dalam menentukanbiaya pendidikan pada anak adalah melalukan evaluasi keuangan. Tujuan utama evaluasi untuk mendapatkan gambaran tentang rencana dana pendidikan sudah matang atau belum dan mungkin perlu mengganti dengan strategi yang lebih tepat ke depannya.

Leave a comment

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman web Anda.
Open chat
Explore
Drag